Jenis Aktuator

Jenis Aktuator

Ada dua jenis aktuator yang ditemukan dalam sistem perpipaan; baik mekanik atau hidrolik. Tergantung pada gerakan yang diberikan aktuator ke katup bola, dua jenis aktuator lain tersedia; yaitu, Aktuator Hidrolik dan Aktuator Forklift Tingkat Horisontal. Aktuator hidraulik memberikan gerakan aliran kontinu yang mulus ke katup bola seperti katup bola, kupu-kupu, steker, dan strip. Di sisi lain, aktuasi hidrolik digunakan untuk memberikan tekanan balik ke sistem, misalnya ketika ada peningkatan tekanan air secara tiba-tiba, katup sensitif tekanan menutup memaksa air mengalir ke dalam pipa. Aktuator forklift tingkat horizontal juga disebut leveler, dan mereka digunakan untuk beroperasi pada ketinggian air yang tinggi.Aktuator linier hidraulik dan elektrik menggunakan motor listrik untuk menghasilkan gaya hidraulik yang diperlukan untuk melakukan gerakan yang diinginkan. Perbedaan utama antara kedua bentuk aktuator ini terletak pada kenyataan bahwa aktuator linier listrik menggunakan satu motor untuk menyediakan satu fungsi sedangkan yang hidrolik menggunakan dua motor untuk menyediakan dua fungsi yang berbeda. Salah satu contoh katup hidrolik adalah pipa, yang lain pipa listrik. Katup hidrolik juga dapat ditemukan di jalur hisap.Aktuator udara menggunakan udara terkompresi untuk mendorong aktuator dan memberikan tekanan yang terkontrol. Jenis sistem otomasi ini dapat mengontrol ukuran dan bentuk aktuator apa pun. Udara terkompresi dipasok oleh gas, cairan atau bahkan pasokan listrik. Tidak ada batasan dimensi udara terkompresi dan ukuran aktuator ditentukan oleh kebutuhan aplikasi tertentu.Aktuator linier hidraulik dan elektrik berbeda dalam hal pengoperasiannya. Aktuator hidraulik memiliki roda gigi atau rol yang dipasang pada poros aktuator untuk memberikan tenaga untuk bergerak. Dalam sistem bertenaga listrik, ada transmisi daya terus menerus dari satu poros ke poros lainnya dan oleh karena itu jumlah daya yang sama disediakan.

Aktuator putar bekerja di bawah prinsip yang sama dengan aktuator hidrolik, kecuali bahwa mereka dijalankan oleh poros yang berputar. Mereka biasanya digunakan dalam aplikasi di mana perlu untuk memindahkan sesuatu dengan cara rotasi daripada dengan tenaga manual. Aktuator putar yang paling umum adalah yang digunakan untuk mengangkat dan menempatkan benda berat. Ini umumnya digunakan dalam aplikasi di mana ada kebutuhan untuk memindahkan sesuatu yang lebih berat daripada komponen yang bergerak. Namun, ada banyak jenis aktuator putar yang tersedia yang melakukan fungsi yang sangat berbeda.

Ada tiga jenis gerak yang biasa ditemukan pada aktuator. Ini termasuk gerak lintasan lurus dan lengkung, gerak gaya-perpindahan dan gerak pecahan. Ketiga gerakan itu penting dalam sistem otomatis dan oleh karena itu masing-masing memiliki kegunaannya sendiri. Gerakan perpindahan gaya umumnya digunakan dalam sistem robot karena memungkinkan aktuator untuk melakukan beberapa tugas kompleks seperti mengambil objek dan menempatkannya di lokasi yang diinginkan. Kehadiran sumber daya juga meningkatkan fungsionalitas aktuator. Kehadiran sumber daya diperlukan agar motor dapat diaktifkan, sehingga membuat sistem ini berguna dalam semua jenis aplikasi.